Eross ‘SO7′ Haram Sebut ‘Leony’

27 10 2008

BANDUNG – Kisah cinta gitaris Sheila On 7 (SO7) dengan pesinetron Leony kandas di tengah jalan. Eross mengaku, itu keputusan terbaik. Tapi, kini dia mengharamkan membicarakan masa lalunya dengan Leony.

“Saya dan dia sudah putus. Bagi saya haram membicarakan kisah cinta saya dengan dia,” ungkap Eross saat ditemui di Jalan Trunojoyo, No 64, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/10/2008).

Pemilik nama Eross Chandra ini mengaku, putusnya tali cinta dengan wanita berwajah oriental itu merupakan jalan terbaik. Sayang, pria yang pandai mencipta lagu ini tak mau menyebutkan penyebab putusnya hubungan mereka.

“Saya paling sulit berbicara di depan kamera, tapi yang jelas apa yang saya lakukan ini adalah keputusan baik buat kita berdua,” pungkasnya. (fin)





Kesemutan

27 10 2008

Tangan Eross Candra (29) sempat kesemutan saat ia tampil dalam rangka peluncuran album terbaru band Sheila On 7 yang berjudul Menentukan Arah. Tidak seperti biasa, peluncuran itu dilakukan dalam gerbong Nusantara rangkaian Kereta Api Argo Gede, Jumat (24/10).

Oleh karena harus memainkan gitar saat kesemutan, terpaksa Eross memegang gagang gitar secara vertikal. Awalnya, grup yang belakangan ini muncul lagi dengan lagu ”Betapa” ini hendak memainkan empat lagu.

”Dua lagu aja ya, kesemutan nih,” kata Eross tentang tangannya.

Nama Sheila On 7 meledak lewat album pertamanya, Sheila On 7 (1999), dilanjutkan dengan album kedua, Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000). Selain peluncuran album Menentukan Arah, Sheila On 7 juga mempertontonkan untuk pertama kalinya video klip lagu kedua mereka dalam album tersebut, ”Yang Terlewatkan”.

Eross yang juga pencipta lagu untuk grupnya ini hanya senyum-senyum kecil saat ditanya tentang ”Ibu Linda”. Siapa gerangan Ibu Linda sampai-sampai menjadi salah satu judul lagu dalam album terbaru Sheila On 7 ini?

”Ah, itu cuma tokoh fiktif kok. Tadinya itu (sebutan Ibu Linda) cuma menjadi bahan becandaan di antara kita saja. Eh, tapi cerita kayak gitu memang ada lho,” katanya tanpa memberi penjelasan lebih lanjut. (EDN)





“Arah Baru” Sheila on 7

27 10 2008

 

BERKACA pada album mereka setelah berganti formasi 2006 lalu dan tidak terlalu booming di pasaran, membuat Sheila Gank (sebutan untuk penggemar S07) bertanya-tanya akan eksistensi grup kesayangannya.

Penantian Sheila Gank akhirnya sempat terjawab ketika single “Betapa” mulai mengudara di beberapa stasiun radio di seluruh Indonesia. Setidaknya, single itu menunjukkan bahwa band asal Yogyakarta itu masih eksis di belantika musik tanah air.

Hal itu semua terjawab ketika S07 resmi meluncurkan album terbaru mereka bertajuk “Menentukan Arah” pada 24 Oktober 2008. Band yang dimotori Akhdiyat Duta Modjo (vokal), Brian Kresna Putro (drum), Eross CHandra (gitar), dan Adam Muhammad Subarkah (bas) memilih tempat dengan cara yang cukup unik dalam peluncuran albumnya itu. Acara peluncuran resmi mereka digelar di atas Kereta Wisata Nusantara dari Jakarta menuju Bandung.

“Maksudnya supaya ada kesegaran baru lebih akrab dengan teman-teman media yang selama ini sudah mendukung kami,” ujar Duta yang ditemui seusai tampil dalam acara “Live Akustik Rase 20 Tahun” di halaman Bandung Indah Plaza, Jumat (24/10).

Ia menambahkan, perjalanan menuju Bandung dilakukan karena keesokan harinya Sheila on 7 juga akan menggelar konser promo di Fame Station Bandung. “Kami senang sekali bisa maen di Bandung lagi setelah sekian lama tidak tampil,” ungkapnya.

Menurut Duta, album ini adalah jawaban atas pertanyaan Sheila Gank selama ini. “Lewat album ini kami ingin menjawab bahwa kami masih ada dan kami yang menentukan arah kami ke mana nantinya,” ujarnya. Selama ini, kata dia, penggarapan album baru sempat terhambat karena anak-anak Sheila on 7 harus menjalani tur ke beberapa kota di luar Pula Jawa.

“Selain itu, Eross juga harus menyelesaikan projeknya bersama Jagostu. Jadi, pengumpulan materi baru bisa dimulai Desember 2007 sampai Januari 2008,” tuturnya.

Sementara itu, Eross mengatakan penggarapan album “Menentukan Arah” berlangsung cukup singkat. “Kita masuk studio Februari 2008 dan selesai awal Maret 2008,” katanya. Dalam album ini, single “Betapa” yang sudah banyak didengar sejak Juli 2008, dijadikan lagu andalan bersama sembilan lagu lain, misalnya “Yang Terlewatkan”, “Ibu Linda”, “Jalan Keluar”, “Mudah Saja”, “Arah”, “Lia Lia Lia”, “Alasanku”, “Segalanya”, dan “Sampai Kapan”.

Mengenai perbedaan konsep dari album sebelumnya “507″ Eross tidak berkomentar banyak. “Bisa didengarkan langsung dalam CD-nya,” katanya sambil tertawa.

Eross mengakui, rentang waktu dari pemunculan single sampai peluncuran album kali ini cukup lama. “Sejak album pertama kami memang selalu mengeluarkan single dulu. Namun, dulu biasanya single muncul paling lama dua minggu sebelum album. Sekarang sampai beberapa bulan. Mungkin ini strategi tersendiri dari pihak label,” katanya.

Untuk promo album, kata Eross, sebenarnya sudah dilakukan sejak single disebar ke radio-radio. “Tapi dulu kita hanya cerita bahwa Sheila on 7 bikin album baru, belum cerita isinya seperti apa. Kita sudah lakukan promo di Yogyakarta, Jakarta, Bogor, Solo, dan sekarang di Bandung. Seharusnya di Bandung bulan lalu, tapi baru kesampaian sekarang,” ujarnya menjelaskan.

Menanggapi band-band baru bermunculan, anak-anak Sheila On 7 menyambut baik karena kehadiran mereka meramaikan khazanah musik Indonesia. “Dulu waktu Sheila on 7 masih band baru, kami sering diemong oleh band-band senior dan tidak merasa dijadikan saingan. Sekarang kita sudah dianggap tua dan senior, jadi kita juga sekarang akan berusaha untuk memomong mereka. Dengan begitu regenerasi akan berjalan terus dan musik indonesia akan semakin maju,” tutur Duta yang diamini dengan kompak oleh seluruh personel. (Handri Handriansyah)***





Sheila On 7 Rilis Album di Kereta

26 10 2008

Ide baru tampaknya tidak pernah habis di dunia musik Indonesia. Seperti band Sheila On 7 yang meluncurkan album terbarunya di atas kereta api kepresidenan. Band asal kota Yogyakarta itu memperkenalkan album teranyar mereka, ‘Menentukan Arah’, di atas kereta api Wisata Nusantara jurusan Jakarta-Bandung, Jumat kemarin. Band yang digawangi oleh Duta, Eross, Adam dan Brian itu menyewa gerbong mewah yang juga pernah digunakan oleh Presiden RI.

Ide meluncurkan album di atas kereta api memang bukan murni muncul dari para personel S07. Pihak perusahaan rekaman band tersebutlah yang menawarkannya. Walau begitu, Duta dan kawan-kawan mengaku tetap anstusias.

|Reporter&Kamerawan: Aris |Penulis: Y_K |Edt:EVA |Vo: Maya/Yosie|





So7 Nyanyi di Kereta

26 10 2008





Sheila On 7 “Menentukan Arah”

25 10 2008

Sheila On Seven (SO7) bangun dari tidur panjangnya. Grup band asal Yogyakarta ini siap unjuk gigi. Mereka sengaja merilis album di kereta agar sesuai dengan judul album mereka ‘Menentukan Arah’.Duta menambahkan, album SO7 ini merupakan jawaban dari semua pertanyaan tentang eksistensi grup band yang beranggotakan Duta, Eross, Brian dan Adam itu.

Setibanya di Bandung, So7 langsung menuju Panti Asuhan Anak Muhammadiyah Sumur Bandung. Mereka tampil menghibur anak-anak





Cinta Leony-Eross ‘Sheila on 7′ Kandas

24 10 2008
Gambar
Leony, Eros (rac/hot)
Bandung Hubungan cinta Eross ‘Sheila on 7′ dan Leony telah kandas. Saat dikonfirmasi, gitaris ‘Jagostu’ itu pun mengakuinya. “Apa pun penyebabnya, pokoknya ini yang terbaik,” kata Eross.

Hubungan pasangan beda keyakinan itu sudah berjalan selama 2 tahun. Selama itu pula mereka tak pernah menampakkan jika hubungannya bermasalah. Lalu kapan tepatnya hubungan mereka putus?

“Aku nggak inget, udah sakit jiwa nih pikirannya. Kondisi sekarang ini yang terbaik, ini keputusan bersama. Kita udah dewasa, semua punya kewajiban dan kepentingan masing-masing,” ujar Eross saat ditemui di sebuah restu di kawasan jalan Trunoyo Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/10/2008).

Meski sudah putus dengan Leony, penggemar Ian Antono itu menegaskan kalau mereka putus baik-baik dan hubungannya baik-baik. Menurut Eross, setiap orang berpacaran mempunyai prioritas yang berbeda, begitu juga dengan dirinya dan Leony. Lalu apakah perbedaan agama yang menyebabkan putusnya hubungan mereka?

“Astagfirullah, itu kan cuma . . .(diam sejenak-red) apa ya. Kalau keyakinan saya nggak bisa ngomong secara detail. Itu pilihan saya dan dia udah berpisah,” ujar Eross.

Melihat Erros diberondong pertanyaan mengenai hubungan pribadinya, personil Sheila on 7 lainnya ikut menggoda. Teman-temannya di Sheila On 7 justru ikut-ikutan membujuk Erros untuk mengungkap seluruh kisahnya dengan Leony.

“Aduh saya masih goyang, udah ya udah,” mohon Eross pada para wartawan.(ebi/kee)





Sheila On 7 Rilis Album di Atas Kereta Presiden

24 10 2008

Sheila On 7 (yla/hot)
Jakarta – Ide baru tampaknya tidak pernah habis di dunia musik Indonesia. Seperti band Sheila On 7 yang meluncurkan album terbarunya di atas kereta api kepresidenan.

Band asal kota Yogyakarta itu memperkenalkan album teranyar mereka, ‘Menentukan Arah’, di atas kereta api Wisata Nusantara jurusan Jakarta-Bandung, Jumat (24/10/2008). Band yang digawangi oleh Duta, Eross, Adam dan Brian itu menyewa gerbong mewah yang juga pernah digunakan oleh Presiden RI.

“Dengan riang hati dan penuh gembira kita terima tawaran meluncurkan album di atas kereta api, ini ide yang fresh,” ujar Duta, sang vokalis, mengenai konsep peluncuran album terbaru mereka saat ditemui dalam perjalanan Jakarta-Bandung, Jumat (24/10/2008).

Ide meluncurkan album di atas kereta api memang bukan murni muncul dari para personel S07. Pihak perusahaan rekaman band tersebutlah yang menawarkannya. Walau begitu, Duta dan kawan-kawan mengaku tetap anstusias.

Album terbaru band yang dibentuk 1996 silam itu sebenarnya sudah diperkenalkan ke khalayak sejak 3 bulan lalu lewat single ‘Betapa’.”Sheila sekarang memang lebih chill out, karena kita nggak perlu bunyi brass dan string, yang sekarang ruang lingkupnya lebih sempit, lebih intim aja jadinya,” jelas Eross, sang gitaris.
 (fjr/eny)

 Yulia Dian – hotMusic




Sheila On 7: Kita Nggak Pernah Menghilang

24 10 2008

 


Sheila On 7 (yla/hot)
Jakarta – Band asal kota gudeg, Sheila On 7, sempat menghilang dari dunia musik Indonesia. Munculnya banyak band baru disinyalir sejumlah kalangan menjadi pertanda tamatnya karier SO7. Namun band yang albumnya telah terjual 5 juta kopi itu membantah kabar tersebut.

“Kita nggak pernah kembali, yang dari dulu kita lakukan dari awal sampai sekarang itu, kita sama, jadi kita nggak pernah pergi, nggak pernah menghilang,” jelas Eross, sang gitaris band, saat ditemui di sela-sela peluncuran album terbaru mereka di atas kereta api Wisata Nusantara jurusan Jakarta-Bandung, Jumat (24/10/2008).

Eross melanjutkan sejumlah proyek yang dilakukan oleh para personel SO7 di luar band bukan berarti menunjukkan perpecahan di antara mereka. Namun itu merupakan bentuk kebebasan berekspresi dan kreativitas para personel SO7. Selain masih terdaftar sebagai personel SO7, Eross juga diketahui membidani lahirnya band Jagostu.

Bahkan Duta, sang vokalis, menyindir pihak-pihak yang selama ini mengkritik keberadaan dan kualitas musikalitas SO7. “Yang menentukan arah band ini, yah kita sama fans kita, bukan orang-orang yang sok, tapi nggak pernah beli album kita,” ujar Duta semangat.  (fjr/eny)

Yulia Dian – hotMusic




Sheila On 7 Masih Eksis

24 10 2008
Bandung- Sheila On 7  (SO7) ternyata membuktikan diri bahwa mereka belum tamat riwayatnya. Buktinya, hari ini, Jum’at (24/10), SO7 meluncurkan album terbaru mereka di kereta Wisata Nusantara Jakarta- Bandung.

Namun album terbaru mereka yang berjudul ‘Menentukan Arah’ ini covernya adalah gambar sketsa mereka, dan bukannya foto mereka.

Duta, sang vokalis berharap, album ke-8 mereka ini akan bisa diterima penggemarnya di Tanah Air.

“Album kami ini merupakan album kebanggan kami,” imbuh Erros, gitaris menimpali Duta.krosceknews.com.