“Arah Baru” Sheila on 7

27 10 2008

 

BERKACA pada album mereka setelah berganti formasi 2006 lalu dan tidak terlalu booming di pasaran, membuat Sheila Gank (sebutan untuk penggemar S07) bertanya-tanya akan eksistensi grup kesayangannya.

Penantian Sheila Gank akhirnya sempat terjawab ketika single “Betapa” mulai mengudara di beberapa stasiun radio di seluruh Indonesia. Setidaknya, single itu menunjukkan bahwa band asal Yogyakarta itu masih eksis di belantika musik tanah air.

Hal itu semua terjawab ketika S07 resmi meluncurkan album terbaru mereka bertajuk “Menentukan Arah” pada 24 Oktober 2008. Band yang dimotori Akhdiyat Duta Modjo (vokal), Brian Kresna Putro (drum), Eross CHandra (gitar), dan Adam Muhammad Subarkah (bas) memilih tempat dengan cara yang cukup unik dalam peluncuran albumnya itu. Acara peluncuran resmi mereka digelar di atas Kereta Wisata Nusantara dari Jakarta menuju Bandung.

“Maksudnya supaya ada kesegaran baru lebih akrab dengan teman-teman media yang selama ini sudah mendukung kami,” ujar Duta yang ditemui seusai tampil dalam acara “Live Akustik Rase 20 Tahun” di halaman Bandung Indah Plaza, Jumat (24/10).

Ia menambahkan, perjalanan menuju Bandung dilakukan karena keesokan harinya Sheila on 7 juga akan menggelar konser promo di Fame Station Bandung. “Kami senang sekali bisa maen di Bandung lagi setelah sekian lama tidak tampil,” ungkapnya.

Menurut Duta, album ini adalah jawaban atas pertanyaan Sheila Gank selama ini. “Lewat album ini kami ingin menjawab bahwa kami masih ada dan kami yang menentukan arah kami ke mana nantinya,” ujarnya. Selama ini, kata dia, penggarapan album baru sempat terhambat karena anak-anak Sheila on 7 harus menjalani tur ke beberapa kota di luar Pula Jawa.

“Selain itu, Eross juga harus menyelesaikan projeknya bersama Jagostu. Jadi, pengumpulan materi baru bisa dimulai Desember 2007 sampai Januari 2008,” tuturnya.

Sementara itu, Eross mengatakan penggarapan album “Menentukan Arah” berlangsung cukup singkat. “Kita masuk studio Februari 2008 dan selesai awal Maret 2008,” katanya. Dalam album ini, single “Betapa” yang sudah banyak didengar sejak Juli 2008, dijadikan lagu andalan bersama sembilan lagu lain, misalnya “Yang Terlewatkan”, “Ibu Linda”, “Jalan Keluar”, “Mudah Saja”, “Arah”, “Lia Lia Lia”, “Alasanku”, “Segalanya”, dan “Sampai Kapan”.

Mengenai perbedaan konsep dari album sebelumnya “507″ Eross tidak berkomentar banyak. “Bisa didengarkan langsung dalam CD-nya,” katanya sambil tertawa.

Eross mengakui, rentang waktu dari pemunculan single sampai peluncuran album kali ini cukup lama. “Sejak album pertama kami memang selalu mengeluarkan single dulu. Namun, dulu biasanya single muncul paling lama dua minggu sebelum album. Sekarang sampai beberapa bulan. Mungkin ini strategi tersendiri dari pihak label,” katanya.

Untuk promo album, kata Eross, sebenarnya sudah dilakukan sejak single disebar ke radio-radio. “Tapi dulu kita hanya cerita bahwa Sheila on 7 bikin album baru, belum cerita isinya seperti apa. Kita sudah lakukan promo di Yogyakarta, Jakarta, Bogor, Solo, dan sekarang di Bandung. Seharusnya di Bandung bulan lalu, tapi baru kesampaian sekarang,” ujarnya menjelaskan.

Menanggapi band-band baru bermunculan, anak-anak Sheila On 7 menyambut baik karena kehadiran mereka meramaikan khazanah musik Indonesia. “Dulu waktu Sheila on 7 masih band baru, kami sering diemong oleh band-band senior dan tidak merasa dijadikan saingan. Sekarang kita sudah dianggap tua dan senior, jadi kita juga sekarang akan berusaha untuk memomong mereka. Dengan begitu regenerasi akan berjalan terus dan musik indonesia akan semakin maju,” tutur Duta yang diamini dengan kompak oleh seluruh personel. (Handri Handriansyah)***





Sheila On 7: Kita Nggak Pernah Menghilang

24 10 2008

 


Sheila On 7 (yla/hot)
Jakarta – Band asal kota gudeg, Sheila On 7, sempat menghilang dari dunia musik Indonesia. Munculnya banyak band baru disinyalir sejumlah kalangan menjadi pertanda tamatnya karier SO7. Namun band yang albumnya telah terjual 5 juta kopi itu membantah kabar tersebut.

“Kita nggak pernah kembali, yang dari dulu kita lakukan dari awal sampai sekarang itu, kita sama, jadi kita nggak pernah pergi, nggak pernah menghilang,” jelas Eross, sang gitaris band, saat ditemui di sela-sela peluncuran album terbaru mereka di atas kereta api Wisata Nusantara jurusan Jakarta-Bandung, Jumat (24/10/2008).

Eross melanjutkan sejumlah proyek yang dilakukan oleh para personel SO7 di luar band bukan berarti menunjukkan perpecahan di antara mereka. Namun itu merupakan bentuk kebebasan berekspresi dan kreativitas para personel SO7. Selain masih terdaftar sebagai personel SO7, Eross juga diketahui membidani lahirnya band Jagostu.

Bahkan Duta, sang vokalis, menyindir pihak-pihak yang selama ini mengkritik keberadaan dan kualitas musikalitas SO7. “Yang menentukan arah band ini, yah kita sama fans kita, bukan orang-orang yang sok, tapi nggak pernah beli album kita,” ujar Duta semangat.  (fjr/eny)

Yulia Dian – hotMusic




Sheila On 7 Masih Eksis

24 10 2008
Bandung- Sheila On 7  (SO7) ternyata membuktikan diri bahwa mereka belum tamat riwayatnya. Buktinya, hari ini, Jum’at (24/10), SO7 meluncurkan album terbaru mereka di kereta Wisata Nusantara Jakarta- Bandung.

Namun album terbaru mereka yang berjudul ‘Menentukan Arah’ ini covernya adalah gambar sketsa mereka, dan bukannya foto mereka.

Duta, sang vokalis berharap, album ke-8 mereka ini akan bisa diterima penggemarnya di Tanah Air.

“Album kami ini merupakan album kebanggan kami,” imbuh Erros, gitaris menimpali Duta.krosceknews.com.





Eross ‘So7′ Nggak Masalah Musik Indonesia Dibatasi

10 09 2008


Sheila on 7 (yla/hot)

Jakarta – Permintaan musisi Malaysia kepada pemerintahnya untuk membatasi musik Indonesia di negeri Jiran bikin heboh. Namun Eross ‘So7′ malah nggak masalah musik Indonesia dibatasi.

“Nggak masalah setiap negara punya aturan sendiri, sama aja kayak Indonesia membatasi seni yang berbau pornografi. Kualitas nggak bisa bohong, itu yang bikin aku tenang. Kalau musik Indonesia berkualitas, pasti dicari,” ujar Eross ketika berbincang dengan detikhot via ponselnya, Rabu (10/9/2008).

Walau musik Indonesia dibatasi via televisi dan radio, gitaris sekaligus pencipta lagu band Sheila on 7 itu mengungkapkan bahwa ada banyak cara untuk menikmati lagu. Teknologi internet justru terasa lebih efektif untuk mempromosikan lagu mereka.

Bukan hanya sekali atau dua kali band asal Yogyakarta itu menyambangi Malaysia. Sheilagank (panggilan untuk pecinta So7 .red) di Malaysia pun telah punya jaringan yang kuat.

Dengan dibatasinya musik Indonesia, Eross melihat kemungkinan semakin eksklusifnya musik kita. “Musisi Indonesia nggak perlu takut, income terbesar buat kita ya tetap di Indonesia,” jelas kekasih Leony itu.

“Kalau aku di posisi musisi Malaysia pasti akan gitu juga. Memperjuangkan musik tanah air sih penting, buat musisi Indonesia nggak boleh ngiri karena itu negara mereka. Kalau kita ada space ya kita jajaki,” tandasnya. 
 Yulia Dian – hotMusic





‘Betapa’ Sheila on 7 Balik ke Album Pertama?

25 08 2008

 
Jakarta Sheila on 7 sekarang mulai terdengar lagi gaungnya. Mereka baru aja ngerilis single baru judulnya ‘Betapa’. Kok rasanya musik Sheila on 7 kembali seperti di album pertama mereka ya?

Iramanya sederhana, masih dengan lirik khas mereka yang dalam gitu. Lagunya sih terdengar lebih kalem dan nggak ribet kayak di album mereka yang sebelumnya (album ‘507′ tahun 2006). Mungkin selama 2 tahun nggak terdengar, inilah hasil perenungan mereka terhadap industri musik Indonesia.

Tapi salut Sheila on 7 masih bisa bertahan sampai sekarang. Walau ya ada yang ganti personel ada juga yang hengkang. Tapi sepertinya mereka nggak ada masalah. Dulu pernah dengar Eross ngomong di infotainmen.

“Sheila on 7 itu udah terlambat untuk dibubarin.”

Keren kan hehehe… Tapi sayang ini lagu ‘Betapa’ belum ada albumnya. Kemarin sih mereka kabarnya rilis limited edition album gitu di Malaysia tapi khusus buat Sheilagank (panggilan untuk pecinta Sheila on 7 .red) aja. Ah nyesel nggak dari dulu ikutan jadi Sheilagank. Bravo Sheila on 7!
(yla/yla)

 
Wahyu DMV – detikhot





Sheila On 7 Memompa Ban Kempes

31 07 2008

Sheila On 7 (situs resmi)

Jakarta “Kemarin rodanya lagi kempes, sekarang sudah dipompa,” begitu kata vokalis Sheila On 7, Duta. Band asal Yogyakarta itu memang comeback dengan album baru ‘Menentukan Arah.’ Sheila On 7 terakhir merilis album pada 2006 silam.

Album tersebut menurut Duta akan dirilis setelah Lebaran. Namun sebelumnya sudah dilakukan pre-sale khusus untuk Sheila Gank (sebutan untuk penggemar Sheila On 7-red). Sekitar 2 ribu kopi dijual melalui website dan kantor Sony-BMG, perusahaan rekaman yang menaungi Duta, Eross, Adam dan Brian itu.

Vakum hampir dua tahun Sheila On 7 tak merasa tergerus banyaknya pendatang baru. Duta yang ditemui usai manggung bersama bandnya di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2008), menampik kalau kini mereka merilis album lagi karena ikut-ikutan trend.

Sejak berdiri pada 1996, Sheila On 7 tercatat sudah mengeluarkan enam album rekaman dan satu album the best. Album teranyar yaitu album ke-6 dengan judul ‘Menentukan Arah,’ menjadikan lagu ‘Betapa’ sebagai single jagoan.

Menurut Eross, secara materi nada-nada yang ada di album ke-6 lebih simpel ketimbang dua album sebelumnya ‘507′ dan ‘Pejantan Tangguh.’ Di album terbaru, kata kekasih Leony itu, Sheila On 7 juga lebih bijaksana.

“Album satu, dua dan tiga adalah perkembangan band. Yang ke-4 eksperimen, ke-5 hasil pemikiran yang sangat dalam. Kalau yang ke-6 kita buat lebih bijaksana, lebih mendengarkan fans,” urainya.(eny/eny)

 Han Kristi – detikhot





Manajemen SO7 Optimalkan Layanan NSP

22 05 2008
Pesatnya perkembangan industri informasi dan telekomunikasi saat ini menjadikan sejumlah pihak melirik bisnis mutakhir ini dalam upaya mengoptimalkan peluang usaha mereka.

Salah satunya adalah manajemen grup band Sheila On 7, yang tahun ini akan memanfaatkan fitur nada sambung pribadi sebagai salah satu target pendapatan utama mereka yang cukup dapat diandalkan.

“Layanan nada sambung pribadi merupakan salah satu pendapatan utama saat ini selain penjualan CD dan kaset. Untuk album baru Sheila On 7 “Menentukan Arah”, manajemen akan memanfaatkan layanan ini,” kata Manager Sheila 0n 7, Anton Kurniawan kepada GudegNet (14/05).

Menurut Anton, layanan nada sambung pribadi masing-masing berbeda untuk tiap provider. Rata-rata, untuk satu kali download lagu akan diperoleh sekitar Rp 200,00 – 300,00 dari pelanggan.

“Pendapatan dari layanan nada sambung pribadi cukup lumayan. Masing-masing provider menerapkan tarif yang berbeda. Rata-rata, tiap satu kali download lagu akan dikenakan Rp 200 – 300, “kata Anton.

Untuk album baru Sheila On 7, Anton mengaku tidak akan menerapkan strategi khsusus. Kali ini, manajemen Sheila On 7 akan lebih menata kembali promosi dan marketing seiring dengan industri musik saat ini yang cenderung sedang turun.





Sheila On 7 Mantapkan Diri di Jalur Musik Pop

16 05 2008

Album terbaru Sheila On 7 bertajuk “Menentukan Arah” yang akan di-pre launch pada Jumat malam (16/05) di Caesar Cafe & Resto adalah album yang paling nyantai dari sisi materi maupun penggarapannya.

Dalam mengarap album ke-6 ini, Sheila On 7 tidak memakai banyak additional player, namun hanya satu, itupun aransemennya banyak dibuat sendiri oleh pentolan Sheila On 7, Eross Chandra.

“Album ini adalah album paling nyantai, baik dari sisi materi maupun penggarapannya. Kami hanya menggunakan satu additional player untuk membantu kami. Karena kami punya studio sendiri di Jogja, maka proses penggarapan dan rekaman pun sangat terbantu,” kata Eross kepada GudegNet di Caesar Cafe & Resto (14/05).   

Meski mengaku menyelipkan beberapa ornamen blues dalam album ini, Eross menjelaskan bahwa Sheila On 7 telah menentukan arah di jalur musik pop. Menurutnya, beberapa irama blues yang ada hanyalah ornamen saja dan itu bukan blues murni.

“Akan ada beberapa irama blues di album ini, tapi bukan blues murni. Saat ini, Sheila On 7 telah menentukan arah di jalur musik pop yang bergizi. Artinya baik secara lirik maupun lagu dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Eross, yang sempat terlibat dalam penggarapan album soundtrack film Gie, dalam album ini menggunakan beberapa gitar tua andalannya yakni Gibson Les Paul, Fender Stratocaster dan Telecaster yang sering ditentengnya saat manggung.

Joko Widiyarso – GudegNet





Sheila On 7 Siap “Menentukan Arah”

14 05 2008

Setelah sekitar dua tahun tak lagi terdengar denyutnya di blantika musik nasional, akhirnya pada 16 Mei 2008, Sheila On 7 akan melakukan pre launching album terbarunya yang berjudul “Menentukan Arah”.

Album ke-6 band asal Jogja ini baru dapat diluncurkan pada tahun ini karena secara materi dan produksi, album ini baru dapat diselesaikan pada tahun ini. Selain itu, dalam waktu dua tahun tersebut, Sheila On 7 dapat menciptakan juga agar album baru yang lebih fresh bagi fans mereka, SheilaGank maupun bagi musik Indonesia.    

“Secara materi dan produksi, lagu-lagu pada album baru ini memang baru dapat diselesaikan pada tahun ini. Jadi rilisnya ya tahun ini. Disamping itu, dua tahun akan mambuat musik kami lebih fresh,” kata gitaris Sheila On 7, Eross dalam jumpa pers di Caesar Cafe & Resto (14/05).

Selain merupakan salah satu judul lagu dalam album baru ini, “Menetukan Arah” merupakan tekad Sheila On 7 dalam menentukan arah bermusik mereka dalam dunia industri musik nasional.

Materi album baru Sheila On 7 ini akan menyuguhkan musik yang lebih segar dari pada album sebelumnya. Salah satunya adalah munculnya perubahan sound pada album ini karena proses produksi hingga rekaman sound tersebut dilakukan oleh Sheila On 7 sendiri tanpa seorang sound engineer.

“Pada album ini, lagu-lagu Sheila On 7 akan terdengar lebih fresh dibanding album sebelumnya. Yang akan berubah adalah sound pada album ini, karena tidak lagi menggunakan sound engineer, tapi kita sendiri yang memproduksinya,” kata Adam.

Untuk album terbaru ini, masing-masing personel Sheila On 7 benar-benar mempunyai porsi yang besar dalam proses produksinya. Eross, Duta, Adam, dan Brian menggarap sendiri proses aransemen hingga rekamannya. “Album ini adalah album swadaya kita. Dari penggarapan, aransmen, hingga rekaman kita lakukan sendiri,” kata Brian sang drummer.

Tahun ini adalah tahun ke-12 bagi Sheila On 7 hadir di kancah musik nasional. Dengan semangat itu pula, band yang sempat dijuluki band fenomenal karena penjualan albumnya di atas 1 juta kopi untuk tiga album mereka ini akan mengadakan konser pre launching album “Menentukan Arah” pada hari Jumat, 16 Mei 2008 di Caesar Cafe & Resto mulai pukul 22.00 WIB.

Sehari sebelumnya (15/05), akan ada “Tribute Concert to Sheila On 7″ yang akan menampilkan band asal Jogja seperti Cross Bottom, Kapas, Endank Soekamti, Bre, New Days, SKJ 94, dan Zen yang akan tampil menyanyikan lagu-lagu Sheila On 7.

Joko Widiyarso – GudegNet